Kurikulum

KURIKULUM

Materi Pokok dari Mata Kuliah:

Berikut penjabaran materi yang dapat disampaikan dari daftar mata kuliah pada gambar, ditulis dalam format penjabaran silabus singkat. Saya susun per mata kuliah agar mudah dipakai untuk RPS, deskripsi kurikulum, atau outline pembelajaran.


1. Metodologi Penelitian dan Statistika

Mata kuliah ini membahas dasar-dasar penelitian ilmiah, mulai dari perumusan masalah, tujuan penelitian, tinjauan pustaka, hingga penyusunan proposal. Mahasiswa juga mempelajari jenis-jenis penelitian, teknik pengumpulan data, validitas dan reliabilitas, serta etika penelitian. Pada bagian statistika, materi meliputi statistik deskriptif, inferensial, uji hipotesis, korelasi, regresi, dan interpretasi hasil analisis data. Selain itu, mahasiswa dilatih menggunakan perangkat lunak pengolahan data untuk mendukung penelitian bidang K3.


2. Regulasi K3L, Konstruksi, Proses

Mata kuliah ini membahas landasan hukum, kebijakan, dan standar yang mengatur penerapan K3L pada sektor konstruksi dan industri proses. Fokusnya mencakup pemahaman regulasi nasional, kewajiban para pihak, serta penerapan sistem manajemen keselamatan kerja di lapangan.


3. Digitalisasi & Teknologi Safety

Mata kuliah ini membahas pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keselamatan kerja. Materinya relevan dengan kebutuhan modern untuk monitoring risiko, pelaporan cepat, dan pengambilan keputusan berbasis data. Mahasiswa mempelajari integrasi teknologi seperti IoT, sensor keselamatan, dashboard monitoring, dan sistem pelaporan digital.


4. K3 Lingkungan Kerja dan Higiene

Mata kuliah ini membahas identifikasi, evaluasi, dan pengendalian faktor bahaya di lingkungan kerja yang dapat memengaruhi kesehatan tenaga kerja. Materi utama meliputi kebisingan, pencahayaan, getaran, suhu, kualitas udara, bahan kimia, debu, dan faktor biologis. Mahasiswa juga mempelajari higiene industri, batas paparan, metode pengukuran lingkungan kerja, serta strategi pengendalian melalui eliminasi, substitusi, rekayasa, administratif, dan APD. Fokus akhir diarahkan pada pencegahan penyakit akibat kerja dan peningkatan kualitas lingkungan kerja.


5. Manajemen Investigasi Kecelakaan

Mata kuliah ini mengajarkan prinsip dan langkah investigasi kecelakaan kerja secara sistematis. Materi meliputi klasifikasi kecelakaan, teknik pengumpulan fakta, wawancara saksi, analisis akar penyebab, dan penyusunan rekomendasi perbaikan. Mahasiswa mempelajari metode investigasi seperti 5 Why, fishbone diagram, dan fault tree analysis. Selain itu, dibahas pula penyusunan laporan investigasi, tindak lanjut corrective action, dan pembelajaran organisasi agar kecelakaan tidak terulang.


6. Manajemen Risiko dan Tanggap

Mata kuliah ini fokus pada proses identifikasi bahaya, analisis risiko, evaluasi risiko, dan pengendalian risiko di tempat kerja. Materi mencakup penyusunan HIRADC/JSA, matriks risiko, serta prioritas pengendalian berdasarkan tingkat risiko. Pada bagian tanggap darurat, mahasiswa mempelajari perencanaan keadaan darurat, prosedur evakuasi, komunikasi darurat, simulasi, dan koordinasi dengan tim tanggap darurat. Pembelajaran diarahkan agar mahasiswa mampu menyusun sistem manajemen risiko yang terintegrasi dengan kesiapsiagaan bencana dan insiden.


7. Keselamatan Proses

Mata kuliah ini membahas keselamatan pada sistem proses industri yang melibatkan bahan berbahaya, tekanan, suhu tinggi, dan potensi pelepasan energi besar. Materi meliputi hazard identification pada proses, analisis risiko proses, kontrol operasional, permit to work, dan mechanical integrity. Mahasiswa juga mempelajari konsep seperti HAZOP, LOPA, PSM, serta pencegahan insiden besar di industri proses. Penekanan diberikan pada pentingnya budaya keselamatan, pengawasan operasional, dan pengendalian perubahan.


8. K3 Konstruksi

Mata kuliah ini mempelajari prinsip keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek konstruksi yang memiliki risiko tinggi. Materi meliputi identifikasi bahaya pada pekerjaan tinggi, penggalian, perancah, alat berat, listrik, pekerjaan panas, dan mobilisasi material. Mahasiswa mempelajari penyusunan rencana K3 konstruksi, pengawasan lapangan, izin kerja, dan penerapan APD. Selain itu, dibahas pula aspek koordinasi antar pihak proyek, kepatuhan terhadap regulasi, dan pencegahan kecelakaan pada tahapan konstruksi.


9. Etika Profesi K3 dan Komunikasi K3

Mata kuliah ini membahas nilai-nilai profesionalisme, tanggung jawab moral, integritas, dan kode etik dalam praktik K3. Materi mencakup peran dan tanggung jawab tenaga K3, konflik kepentingan, kerahasiaan data, serta pengambilan keputusan etis di tempat kerja. Pada aspek komunikasi K3, mahasiswa mempelajari teknik penyampaian pesan keselamatan, komunikasi risiko, briefing, kampanye keselamatan, dan penyusunan media komunikasi K3. Tujuannya agar mahasiswa mampu menjadi komunikator keselamatan yang efektif dan persuasif.


10. Psikologi Industri

Mata kuliah ini membahas perilaku manusia dalam konteks kerja dan faktor psikologis yang memengaruhi keselamatan serta produktivitas. Materi mencakup motivasi kerja, kepemimpinan, kepuasan kerja, stres kerja, kelelahan, perilaku aman, dan budaya organisasi. Mahasiswa juga mempelajari hubungan antara faktor psikologis dengan kecelakaan kerja, human error, serta strategi peningkatan perilaku kerja aman. Pembahasan diarahkan pada penerapan psikologi industri untuk mendukung kinerja dan keselamatan kerja.


11. Teknik Keselamatan Kapal

Mata kuliah ini membahas prinsip keselamatan pada operasi kapal dan lingkungan maritim. Materi meliputi risiko di atas kapal, keselamatan navigasi, pencegahan kebakaran, penyelamatan diri, pengendalian muatan, dan prosedur keadaan darurat. Mahasiswa juga mempelajari standar keselamatan pelayaran, inspeksi kapal, serta perlindungan awak kapal dari bahaya kerja. Penekanan diberikan pada pengendalian risiko di area pelabuhan dan operasi transportasi laut.


12. Ergonomi dan Rekayasa Kerja

Mata kuliah ini mengkaji hubungan antara manusia, peralatan, dan lingkungan kerja agar tercipta sistem kerja yang aman, nyaman, dan efisien. Materi mencakup antropometri, postur kerja, beban kerja fisik dan mental, desain stasiun kerja, manual handling, dan pencegahan MSDs. Mahasiswa juga mempelajari prinsip rekayasa kerja untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menurunkan risiko cedera. Pada bagian praktikum, dapat diberikan analisis ergonomi pada pekerjaan nyata dan usulan perbaikan.


13. Manajemen Proyek dan Logistik

Mata kuliah ini membahas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi proyek serta alur logistik yang mendukung kegiatan operasional. Materi meliputi struktur organisasi proyek, penjadwalan, penganggaran, pengendalian sumber daya, dan manajemen rantai pasok. Dalam konteks K3, dibahas pula pengelolaan logistik aman, penyimpanan material berbahaya, pengangkutan, dan koordinasi distribusi. Mahasiswa diharapkan mampu memahami hubungan antara efisiensi proyek, keselamatan kerja, dan kelancaran logistik.


14. K3 Konversi Energi

Mata kuliah ini menitikberatkan pada keselamatan kerja pada sistem konversi energi seperti mesin, boiler, turbin, listrik, dan peralatan mekanik lainnya. Materi meliputi identifikasi bahaya energi, penguncian dan pelabelan, pengendalian energi berbahaya, serta keselamatan operasi dan pemeliharaan. Mahasiswa juga mempelajari risiko ledakan, panas, tekanan, arus listrik, dan kegagalan sistem. Pembelajaran diarahkan pada pencegahan kecelakaan melalui desain aman dan prosedur pengoperasian yang benar.


15. Sistem Manajemen Lingkungan dan SMK3

Judul pada gambar terlihat belum lengkap, tetapi umumnya mata kuliah ini membahas sistem manajemen lingkungan dan keterkaitannya dengan K3. Materi dapat mencakup kebijakan lingkungan, identifikasi aspek dan dampak lingkungan, pengelolaan limbah, efisiensi sumber daya, audit lingkungan, dan penerapan ISO 14001. Jika bagian judul lengkapnya memang mengarah pada sistem manajemen lingkungan dan keselamatan, maka pembelajaran juga dapat mencakup integrasi SMK3 dengan sistem manajemen mutu dan lingkungan. Saya bisa bantu menyusun versi yang sesuai setelah judul lengkapnya dilihat.


16. MAGANG DAN TESIS 

Minimal 1 (satu) Konferensi Internasional dengan prosiding terindeks scopus atau minimal 1 (satu) Jurnal Nasional terakreditasi SINTA 2 oleh Dikti

Konsentrasi Bidang keahlian (Thesis) :

  1. Keselamatan Maritim

  2. Keselamatan Konstruksi

  3. Keselamatan Proses

  4. Resiko Lingkungan